Hati-Hati, Inilah Tips Memilih Pisang Untuk Mendapatkan 9 Manfaat Ajaibnya

anggun.id – Pisang adalah buah yang digemari oleh banyak orang. Selain dikonsumsi langsung, pisang seringkali digunakan untuk membuat smoothie, sebagai topping menu lain, atau diolah menjadi aneka panganan  yang bisa memanjakan lidah. Pisang sangat baik dijadikan menu sarapan. Hal ini karena pisang mengandung karbohidrat tinggi. Tapi jangan asal dalam memilih buah pisang agar asupan gizi yang masuk sesuai dengan kebutuhan tubuh kita, bukan malah sebaliknya.

Sebelum membahas cara memilih pisang yang baik, ada baiknya kita simak terlebih dahulu apa saja manfaat ajaib dari pisang.

Berikut adalah manfaat ajaib dari pisang yang dikutif dari lifehack:

1. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Sebuah pisang berukuran sedang memiliki sekitar 422 mg kalium dan hampir bebas sodium. Berdasarkan hasil riset, jika makan tiga buah pisang dalam sehari maka dapat menurunkan tekanan darah Anda secara signifikan.  Pisang juga bisa menetralkan efek tekanan darah dan meningkatkan natrium dalam makanan.

2. Memperbaiki Pencernaan

Pisang kaya akan kandungan serat, baik larut maupun tidak larut. Serat merupakan nutrisi penting dalam tubuh karena dapat membantu mengatur kecepatan pencernaan. Dengan kandungan seratnya ini pisang akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan juga dapat mencegah sembelit.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Makanan yang tinggi serat baik khasiatnya untuk kesehatan jantung. Cukupnya asupan makanan yang tinggi serat akan mengecilkan risiko penyakit kardiovaskular (CVD) dan penyakit jantung koroner (PJK). Dengan mengkonsumsi satu atau dua pisang dapat menambahkan kurang lebih 8 gram serat ke dalam tubuh.

4. Menciptakan sel-sel tubuh kembali sehat

Pisang kaya akan vitamin B6, yang mengandung 20 persen dari jumlah harian yang diperlukan tubuh. Vitamin B6 membantu tubuh memproduksi insulin, hemoglobin, dan asam amino non-esensial. Ketiga zat inilah yang diperlukan menyehatkan sel-sel tubuh.

5. Meningkatkan Kesehatan Saluran Pencernaan

Pisang relatif mudah dicerna, mereka dianggap non-iritasi untuk sistem pencernaan, atau saluran pencernaan.

Bahkan, pisang tidak hanya mengurangi permasalahan pencernaan, tetapi juga menguatkan saluran pencernaan dan membantu memulihkan mineral yang hilang setelah diare. Itulah sebabnya pisang menjadi salah satu makanan padat pertama kali yang diperkenalkan kepada bayi.

6. Sumber Vitamin C

Banyak yang beranggapan bahwa jeruk dan stroberilah buah yang paling kaya akankandungan vitamin C. Ternyata pisang menyediakan vitamin C 15 persen lebih besar dari kedua buah di atas. Vitamin C adalah antioksidan penting untuk menetralkan radikal bebas berbahaya dalam tubuh. Radikal bebas adalah atom bermuatan molekul atau ion yang merusak sel-sel dalam tubuh Anda.

7. Mencegah Anemia

Anemia merupakan penurunan jumlah sel darah merah atau hemoglobin dalam darah, yang menyebabkan kelelahan, pucat, dan sesak napas. Zat besi yang terkandung dalam pisang dapat merangsang produksi hemoglobin dalam darah sehingga membantu mengatasi anemia. Selain itu, Vitamin B6 yang terkandung dalam pisang dapat menyeimbangkan kadar glukosa darah.

8. Menekan Rasa Lapar

Aroma pisang ternyata dapat menekan nafsu makan dan rasa lapar. Menurut penelitian oleh Dr Alan Hirsch dari Smell and Taste Treatment dan Research Foundation di Chicago, mencium aroma pisang ketika anda lapar dapat mengelabui otak Anda, dan berpikir bahwa Anda sudah benar-benar makan.

9. Menimbulkan Rasa Senang

Sebuah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 27 magnesium. Magnesium adalah mineral yang dapat membantu meningkatkan mood Anda dan membantu untuk menciptakan pola tidur yang baik. Kebutuhan magnesium kaum pria dan wanita berbeda. Pria membutuhkan 420 mg sedangkan wanita membutuhkan 320 mg per hari. Jika tubuh Anda kekurangan magnesium, Anda mungkin menderita kecemasan, depresi dan gangguan lainnya.

Nah…Kemudian bagaimana cara memilih pisang yang baik?

Dr. Samuel Oetoro, spesialis gizi klinik di MRCCC Siloam Hospital mewanti-wanti untuk tidak mengkonsumsi pisang yang sudah terlalu matang. “Kalau terlalu tua glukosanya tinggi,” kata DR Samuel saat wawancara dengan media di Jakarta. “Kalau masih agak mangkel, glukosa rendah, fruktosa tinggi,” sambung dia. Fruktosa alias gula buah adalah sumber gula alami yang aman bagi tubuh. Jadi, sebaiknya hindari pisang yang sudah terlalu matang. Ciri-cirinya adalah warna kulitnya yang kuning merata, juga sudah berbintik-bintik hitam.

 

Share this post